Belum tentu liburan itu bikin kita happy | #15
Ini alternatif yang lebih bisa dinikmati dalam kehidupan kita sehari hari
Tahun 2023 ini gue cukup banyak mendapatkan kesempatan buat liburan
Salah satu yang paling gue syukuri adalah bisa ikut Mindvalley University (MVU) di Tallinn, Estonia
MVU adalah sebuah event tahunan yang diadakan oleh Mindvalley, global edutech company yang berfokus pada personal transformation
Eventnya sendiri berlangsung selama 3 minggu dan gue ikut 2 minggu pertama
Selama 2 minggu itu, gue belajar banyak dari speaker kelas dunia, ketemu temen temen yang into personal development all around the globe, dan most importantly belajar bareng sama istri gue yang juga ikut berangkat
In Picture: Sesi hipnoterapi live tentang mengubah mindset yang salah tentang uang
Belum lagi bisa tinggal di kota Tallinn yang udaranya bersih, public transportnya oke, dan kota tuanya sangat estetik
In Picture: Jalan jalan sore di Tallinn
If you wonder kenapa gue ikut acara ini, jawaban gue simple
Gue menemukan happiness dengan update ilmu
At the same time gue juga jadi lebih bisa add value buat klien, temen temen yang udah follow gue di social media dan lo yang udah subscribe ke newsletter ini
So sejak tahun 2021 gue mengalokasikan sekian persen dari income gue buat beli buku, ikut course, dan juga ikut acara kek gini.
Saran gue sih lo mulai juga alokasiin tuh sekian persen buat upgrade ilmu dan skill
Anyway, sepulangnya dari sana beberapa teman nanya
“Wah lo pasti happy dong disana?”
Short answer is yes
The long answer is mixed
Gue bersyukur bisa dapat kesempatan ini
On the other hand
Gue merasa frustrasi
Ada project yang udah gue targetin buat gue kerjain dari awal tahun tapi ketunda terus
Dan habis balik dari trip tersebut udah ada project lain yang harus gue kerjakan
Sehingga sampe gue menulis newsletter ini, masih aja project itu belum mulai
Kalau dipikir pikir aneh juga ya
Dulu perasaan gue excited banget buat pergi liburan
Tapi sekarang kenapa gue ga se excited itu
Setelah gue reflect lebih dalam
Gue menemukan komponen yang sangat menentukan apakah gue having a good day
Komponen itu adalah flow
Apa itu Flow?
Konsep ini ditemukan oleh Mihaly Csikszentmihalyi.
"Being completely involved in an activity for its own sake. The ego falls away. Time flies. Every action, movement, and thought follows inevitably from the previous one, like playing jazz. Your whole being is involved, and you’re using your skills to the utmost." - Mihaly
Jadi sederhananya Flow ini adalah kondisi ketika lo tenggelam di suatu aktivitas sampai lupa waktu.
5 Tanda Flow
Ini 5 tanda kalau lo mengalami Flow:
Ga aware dengan waktu. "Gak kerasa ya tiba-tiba udah jam 4 sore."
Fokus penuh tanpa terdistraksi. Ga sibuk sama HP atau pikiran di luar aktivitas yang lo lakukan.
Ga bosan dan merasa tertantang dengan aktivitas yang lo lakukan.
Enjoy, puas dan bahagia ketika melakukan aktivitas tersebut.
Mendorong performance terbaik.
Menariknya, Flow ini bukan sesuatu ajaib yang datang sewaktu-waktu, melainkan kita bisa merekayasa internal dan eksternal supaya mendorong kita ke zona Flow.
Gimana caranya?
5 Tips Masuk dalam Zona Flow
Tetapkan target yang jelas
Pertama, pilih tugas yang mau lo kerjakan. Buat target yang spesifik dan terukur sehingga lo mudah ngecek progressnya.
Setelah itu, bagi target tadi ke tugas-tugas yang lebih kecil lengkap sama deadline-nya. Ini akan memudahkan lo untuk mulai mengerjakan karena ga ngerasa berat di awal dan tertantang untuk menyelesaikan sampai akhir.
Set situasi 0 distraksi
Pilih tempat di mana minim distraksi sehingga lo bisa benar-benar fokus mengerjakan tugas.
Kalau ternyata masih ada potensi gangguan dari eksternal, misal teman ngajak ngobrol atau suara-suara di kantor, fokus aja ke apa yang bisa dikontrol.
Misalnya dengan pakai headset, silent atau matikan gadget.
Adjust "tantangan"
Tips penting dari masuk zona Flow adalah memastikan tantangan di tugas yang lo kerjakan ga terlalu mudah atau terlalu sulit.
Ketika terlalu mudah bisa bikin lo gampang bosan. Sedangkan ketika terlalu sulit akan membuat lo gampang nyerah.
Jadi usahakan buat tugas sedikit di atas dari level skill lo saat ini. Terus tingkatkan secara berkala.
Hindari multitasking
Studi menunjukkan, tiap kali kita berpindah ke satu tugas ke tugas yang lain, butuh waktu sekitar 23 menit untuk kembali fokus.
Jadi pastikan lo gak multitasking sehingga bisa lebih fokus dan benar-benar bisa masuk di zona Flow.
Ingat multitasking gak membuatmu makin produktif, malah sebaliknya.
Minta feedback
Supaya performance lo terus meningkat, minta feedback secara berkala.
Feedback ini bisa jadi input untuk menetapkan target dan juga kadar tantangan yang cocok sama level skill lo.
Coba mulai terapkan 5 simple steps ini untuk mengerjakan tugas-tugas yang menantang. Ketika berhasil masuk zona Flow, lo akan merasakan hasil yang signifikan.
Final thoughts
Awalnya gue kira gue aneh. Setelah gue nonton video Matt d’Avella yang ini, ternyata doi juga merasakan hal yang sama.
Anyway, gue sebenernya maju mundur banget mau menceritakan realisasi gue ini
Mungkin beberapa dari lo ada yang mikir gue ga bersyukur banget udah bisa liburan
At the same time, gue mau menjadikan newsletter ini sebagai wahana gue untuk share secara blak blakan sama lo yang udah mau subscribe
Apalagi menurut gue realisasi ini penting banget
Kenapa ini penting?
Karena kita bisa kok punya kerjaan yang segitu menariknya sehingga kita lebih pilih untuk kerja dari pada liburan
So kalau saat ini lo masih kerja sambil menunggu weekend atau liburan selanjutnya supaya bisa bebas, mungkin lo perlu mulai mempertimbangkan untuk mengintroduce flow di pekerjaan lo sekarang
Kalau ternyata lo merasa kerjaan lo ga mungkin memberikan lo flow moment, mungkin udah waktunya untuk cari tempat lain 🙂
Either way, best of luck!
Share me apa yang lo rencanakan buat lebih sering merasakan flow ya
Content of the week
LinkedIn - Kenapa lo gak harus punya mentor untuk sukses
Gue sering melihat orang yang punya karir keren itu biasanya punya mentor. Tapi setelah melihat salah satu temen yang sukses tanpa mentor, gue belajar dari dia. Ternyata ada satu habit yang dia lakukan dan jarang dipraktekkan sama yang lain.
Twitter - Strategi untuk mengubah bad habit
Masih sering procrastinate, multitasking, dan lembur di kerjaan padahal udah tau itu buruk? Mungkin lo udah pernah komitmen untuk berubah, tapi cuma konsisten seminggu an, next week udah balik lagi ke habit yang jelek. Coba deh pake strategi ini.
Masih capek padahal udah tidur cukup, ga lembur, dan udah olahraga juga? Jangan-jangan lo gak melakukan istirahat yang memang lagi lo butuhkan. Tidur bukan satu-satunya istirahat ya, ada 6 jenis lainnya. Cek di sini.
Tiktok - Lagi galau pengen resign atau stay?
Beberapa tahun lalu gue hampir resign dari kerjaan? Tapi setelah gue baca buku buku So Good They Can’t Ignore You, gue batal resign. Gue dapat 3 takeaway keren yang menjawab masalah dan kegalauan gue saat itu.
Ternyata flow ini sudah saya terapkan, walaupun belum tahu sebenarnya ada studynya juga. Dimana waktu berjalan tdk terasa ketika belajar sesuatu yang saya sukai dan punya tujuan yang jelas, waktu berjalan begitu cepat, nah beda halnya kalau untuk hal yang tidak menarik, waktu lima menit saja bakal terasa lama.
Disiniku ngerasain hal yang sama,penasaran kok tiba-tiba bisa kerja 4 jam tanpa istirahat, tante-tante yang lain bilangnya karena kamu suka pekerjaan itu tapi ternyata ada hal lain lagi yang membantu pekerjaan merasa menyenangkan